LDII Beri Dana Bergulir Untuk Cetak Wirausahawan Baru

Bandung, (26/09). Menjadi pengusaha atau Wirausaha belum menjadi daya tarik bagi masyarakat, pasalnya Mindset untuk menjadi pegawai atau karyawan sangatlah kental dilingkungan masyarakat Indonesia. LDII Jawa Barat melalui Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat berusaha untuk mencetak wirusahawan baru. Salah satunya adalah mengadakan webinar motifasi yang diisi oleh para narasumber pembisnis sukses dibidangnya. Hal tersebut sebagai rangsangan kepada generasi muda LDII untuk menjadi pengusaha atau wirausahawan.

Sebagai tindaklanjut dari webinar tentang persiapan calon wirausaha baru, petani millenial, urban framing, dan pekarangan pakan lestari, serta Usaha Bersama Biro EPM mengadakan seleksi terhadap calon wirausahawan baru yang mengajukan untuk mendapatkan modal bergulir. Dana bergulir ini sebagai stimulus dari LDII Jawa Barat untuk merangsang munculnya para wirausahawan baru yang memiliki potensi baik untuk program -program yang akan dikembangkan kedepannya.

Selain memberikan subsidi dana bergulir LDII Jawa Barat juga memberikan pendampingan bagi para calon wirausaha, dari para mentor pengusaha sukses yang sudah lebih berpengalaman. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa lebih berkembang dan maju. Hal tersebut disampaikan oleh H. Soewanto saat ditemui oleh awak media.

“kami harapkan dengan adanya program ini bagi generasi muda yang baru lulus sekolah atau lulus kuliah tidak mencari pekerjaan, namun dapat menciptakan lapangan pekerjaan” tegas H. Soewanto

Selain program wirausahawan baru, LDII juga mengajak generasi muda LDII untuk menjadi petani milenial sebagai wujud mendukung program pemerintah Jawa Barat. Mulai dari usia 18 hingga 39 tahun, untuk terciptanya ketahanan dan ketersediaan pangan lestari.

Dalam program dana bergulir ini sudah terjaring sebanyak 28 orang calon wirausahawan baru yang mengikuti tahap verifikasi kelayakan untuk mendapatkan dana bergulir untuk memulai usaha.
“Sudah ada 28 calon perintis UMKM dipertemua pertama ini, semoga dari pertemuan ini dapat menjadi contoh dan menambah peminat untuk perintisan UMKM” pungkas H. Soewanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *